Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Membuka Folder di Jendela Baru

18 Januari 2010

Sebagai pengguna komputer, sering kali kita dituntut untuk bekerja dengan beberapa file dalam dua atau lebih folder yang terpisah. Kalau sudah begini, kita terpaksa harus berpindah-pindah antar folder dalam satu jendela Windows Explorer.


Saat mengalami kondisi seperti ini, supaya prosesnya bisa berlangsung lebih cepat, cobalah trik berikut.


  1. Jalankan Registry Editor dengan cara mengetik regedit pada menu “Start”.
  2. Masuklah ke sub key “My Computer-HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Classes-Directory-shell-”.
  3. Klik kanan mouse di sisi kanan window, lalu pilih “New > Key”. Beri nama “opennew”.
  4. Klik ganda (Default) yang berada di bagian kanan window, lalu isi Value data-nya dengan “&Buka di Jendela Baru”.
  5. Klik “OK”.
  6. Klik kanan mouse, lalu pilih “New > Key”.
  7. Beri nama key baru tersebut dengan nama “command”, lalu klik key tersebut hingga saat ini Anda berada di “My Computer-HKEY_LOCAL_LACHINE-SOFTWARE-Classes-Directory-shell-opennew-command”.
  8. Isi Value Data (Default) dengan “explorer.exe /e, %1”.
  9. Tekan “OK”.
  10. Tutup Registry Editor dan restart PC. 


Mulai saat ini, Anda dapat menjelajahi isi folder pada jendela baru dengan mudah. Cukup klik kanan folder yang bersangkutan, lalu klik “Buka di Jendela Baru”.


Sumber: PCplus

Hapus Aplikasi yang Bandel

Jika sering mencoba-coba aplikasi gratisan, pasti Anda pernah mengalami aplikasi yang masih tercantum di daftar Add or Remove Programs padahal Anda sudah menghapusnya dari sistem. Nah, daripada bersusah-payah menginstal aplikasi lain untuk membersihkannya, bersihkan saja sendiri lewat Registry Editor. 


  1. Caranya sangat mudah.Buka jendela Registry Editor, lalu cari lokasi “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Uninstall”. Direktori ini menyimpan semua nama aplikasi di jendela Add or Remove Programs yang disimpan dalam bentuk direktori.
  2. Cari nama aplikasi yang ingin dihapus. Setelah ketemu, klik direktorinya, lalu pilih “Delete” dari menu bar “Edit”.

Anda juga bisa cara lainnya.

  1. Klik kanan direktori tersebut.
  2. Setelah menu konteks tampil, pilih “Delete”.
  3. Sebelum menutup jendela Registri Editor, tekan tombol “F5” di keyboard untuk memperbaharui isi registri.
  4. Tanpa harus me-restart Windows, buka jendela Add or Remove Programs, lalu cari nama aplikasi yang semula sulit untuk dihapus. Pasti saat ini sudah lenyap.


Sumber: PCplus

5 Hal yang Aku Benci dari Website-mu!

06 November 2009


Tulisan Carol Ice minggu lalu di website Entrepreneur.com cukup menarik. Judulnya saja berbunyi "5 Things I Hate About Your Website" (5 Hal yang Aku Benci dari Website-mu). Apa saja yang orang-orang tak suka (benci) tentang sesuatu di website kita? Ya, lima hal. Dan ternyata kelima hal itu sudah umum ditemukan di website-website di Indonesia. Apakah website Anda juga termasuk di dalamnya?

Kelima hal itu adalah:

  1. Pembaca akan kebingungan bagaimana mengontak pengelola website karena tak jelas di mana "contact information" berada. Malah ada juga yang tombol "Contact us"nya tak ada.
  2. Pembaca yang ingin mengontak pengelola website hanya diberikan ruang dengan mengisi form saja
  3. Alamat pengelola tak dicantumkan dan bahkan nomor telepon pun tak tampak. Jika ingin menghubungi tulis saja di form yang tersedia.
  4. "About Us" tak menjelaskan banyak hal. Pembaca umumnya ingin mengetahui siapa di belakang website itu, kapan didirikan,  dan seterusnya.
  5. "News" atau "Press Release" tak mencantumkan nomor kontaknya. Padahal dalam keadaan mendesak, media perlu konfirmasi atau menanyakan hal lebih lanjut mengenai berita di "News" atau "Press Release" kita.



Apakah kelima hal di atas selama ini Anda abaikan dari website bisnis Anda?

Sumber: Entrepreneur.com-Den Setiawan

5 Tips Hindari Mata Lelah di Depan Monitor

22 Oktober 2009

Jakarta - Beberapa dari kita tentu memiliki kebiasaan untuk bekerja berlama-lama  di depan monitor PC, entah untuk bekerja atau melakukan hal lain seperti bermain game dan browsing. Alhasil efek mata lelah dan kepala pening pun tak dapat dihindari.

Walau banyak yang menganggap fakta ini tidak sepenuhnya benar, namun kenyataannya hal ini tetap mempengaruhi kesehatan mata kita. Efeknya terkadang kita sedikit kesulitan untuk memfokuskan objek pandang, dan sebagainya. Hal ini tentunya diakibatkan pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat kita bekerja.Berikut ini adalah beberapa tips menghindari mata lelah, saat berada di depan monitor:


1. Jaga jarak pandang dari monitor.
Berada terlalu dekat dengan monitor memang sedikit membahayakan bagi mata kita. Seharusnya kita menjaga jarak pandang ke monitor kita dengan baik. Jarak yang disarankan adalah sekitar 20-40 inchi (50-100cm) dari mata.
Jika kita masih kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah untuk memperbesar font kita hingga kita merasa nyaman.


2. Singkirkan CRT, Beralih ke LCD
Monitor tabung (CRT) memang memberi efek yang lebih buruk dibanding LCD, selain energi yang dibutuhkan juga lebih besar. Cobalah mengganti monitor CRT kita dengan LCD.Namun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT. Bagi kita yang masih menyeyangi monitor CRT, ada baiknya kita membeli filter anti-radiasi. ini adalah solusi untuk mengurangi rasa nyeri mata akibat duduk berlama-lama di depan monitor, namun dengan harga yang murah.


3. Atur monitor setting
Beberapa monitor yang ada sekarang banyak menyediakan pre-set display mode, untuk memudahkan pengguna mengganti setting layar mereka. Pre-set setting tersebut memberi level brightnes yang berbeda, untuk menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. dakalanya manfaatkan hal tersebut.Misal settingan seperti, 'text' atau 'internet' akan terasa lebih sejuk di mata, saat kita gunakan untuk mengetik ataupun browsing. Setingan 'game' atau 'movie' akan terlihat lebih terang saat digunakan.


4. Gunakan kacamata anti radiasi
Walau hal ini membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal, namun ada baiknya saat memiliki cukup uang kita membeli kacamata anti-radiasi. Selain bisa dibawa kemanapun kita bekerja, kacamata ini tak hanya berguna saat kita bekerja di depan monitor, namuna juga melindungi mata dari cahaya lampu mobil, radiasi TV, dan sebagainya.Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata tersebut, sangat berguna bagi mata kita. Karena lapisan tersebut secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya berlebih.


5. Mengistirahatkan mata sejenak, secara berkala
Cara termudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata sekitar 5 menit tiap jamnya. Kita dapat menggunakan waktu 5 menit tersebut untuk berjalan-jalan, melihat pemandangan, mencuci muka dan sebagainya. Yang penting menjauh dari monitor.


Sumber : www.detikinet.com

 
 
 

Klik iklan dapet duit

Salam jumpa …

W@HyoeDien